Siapa
sih pria yang tidak mendambakan wanita cantik sebagai pendamping hidupnya?
Pastinya hampir semua pria mengidamkan wanita yang cantik sebagai pendamping
hidup. Tidak usah melakukan survei untuk membuktikannya, cukup kita tanyakan
pada diri kita sendiri. Benar bukan?. Karena memang sudah menjadi kodrat
manusia untuk mencintai sebuah keindahan. Keindahan akan melahirkan ketenangan
bagi kita. Sehingga kita yakin ketenangan akan membawa kita kepada keluarga
yang bahagia.
Namun
terkadang kita sering salah kaprah dalam mengartikan makna cantik tersebut.
Banyak diantara kita yang mendefinisikan makna cantik sebatas pada penilaian
inderawi. Dan sudah barang tentu penilaian inderawi ini sangat terbatas. Oleh
karena itu jangan sampai kita menutup mata akan kemungkinan-kemungkinan yang
akan terjadi ketika kita sebelah mata dalam mendefinisikan suatu hal. Terutama
dalam hal yang satu ini.
Berawal
dari sebuah pengalaman saya yang kebetulan suka iseng-iseng, saya bertanya dan
minta pendapat tentang definisi wanita cantik kepada beberapa teman saya.
Memang pada saat itu saya sedang bersama teman-teman sejenak melepas lelah di
sebuah warung kopi yang kebetulan berada di dekat kampus. Ternyata luar biasa
sekali respon dari teman-teman saya. Jawabannya sungguh membuat saya
tercengang, meskipun juga saya sempat sedikit membayangkan dari definisi
teman-teman saya. Mulai dari A sampai Z disebutkan semua oleh teman-teman saya.
Ya meskipun sampai melenceng dari topik pembicaraan, paling tidak saya
mendapatkan banyak sekali perhitungan dan pertimbangan. Namun sangat
disayangkan ketika beberapa pendapat hanya dinilai secara inderawi saya.
Namun
inilah pelajaran yang harus kita ambil. Wanita bukanlah hal yang murah dan
lumrah. Sehingga diri kita dengan seenaknya mempermainkan wanita. Bahkan Agama
Islam sangat menjunjung tinggi martabat seorang wanita.
Ketika
itu dengan penuh semangat saya mencari beberapa referensi tentang seperti apa
ukuran wanita bisa dikatakan cantik di gadget sederhana saya. Banyak sekali
artikel-artikel yang sudah membahas hal tersebut. Namun tak apalah karena
memang pandangan seseorang pastinya berbeda-beda. Dalam beberapa pencarian
terkai dalil atau hadist yang sengaja saya cari dalam mendefinisikan kecantikan
wanita, saya terhenti pada satu hadist dibawah ini:
Dari
Abdulloh bin Amr, bahwa Rosululloh bersabda : “Dunia adalah perhiasan dan
sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah”. (HR. Muslim 1467)
Mungkin
beberapa orang tidak asing lagi dengan hadist satu ini, tapi bagi saya berapa
kali saya telah membaca hadist ini tetap sebuah hadist yang sangat menenangkan
jika dibaca. Tidak bosan-bosan rasanya untuk terus berpikir menelaahnya,
mengait-ngaitkan dengan beberapa ayat-ayat Allah dan juga realita disekitar.
Bahkan saking demennya saya sering mengayal bahwa Allah itu adalah sastrawan.
Syair-syairnya begitu mulia indah menggetarkan hati para hambanhya.
Masya’Allah.
Dalam
hadist tersebut tersirat bahwa wanita adalah termasuk perhiasan dunia, bahkan
dalam alam semesta. Dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita sholehah. Begitu
mulianya seorang wanita yang baik hingga disanjung oleh Allah diibaratkan
sebagai perhiasan dunia. Tentu hal ini tidak diragukan lagi. Dari pada disanjung-sanjung
hanya di media sosial yang nantinya sebagai manifestasi dosa, lebih baik kan
disanjung oleh Allah dengan segala kemuliaannya. Lebih tinggi pula derajatnya
disisi-Nya.
Lalu,
wanita sholehah itu yang seperti apa?
Pertanyaan
ringan tapi membutuhkan pemikiran yang dalam tentunya. Karena saya seorang
Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, saya mencoba menelisik definisi
sholehah dari segi sedikit keilmuan. Karena saya juga bukan orang yang ber IQ
tinggi. Saya sadari itu. Iseng-iseng buka kamus Bahasa Iindonesia saya
menemukan definisi tersebut. Sholehah merupakan berasal dari bahasa arab, yaitu
shaleh yang artinya taat /
bersungguh-sungguh dalam menjalankan Agamanya / baik.
Dalam
kacamata pandang ini tentunya kita tidak bisa memandang secara sebelah mata
tentu. Wanita sholehah bukan berarti dengan hanya tekun dalam menjalankan
agamanya saja tanpa memberhatikan sekelilingnya. Ibarat orang yang belajar
hanya dengan membaca buku saja. Tapi dengan segala kemungkinan kita dapat
belajar. Oleh karena itu saya mengutip satu ayat Al-Qur-an untuk menjadi
sebagian kecil dari apa yang bisa kita cerna dengan hati dan akal kita sebagai
referensi saya untuk mendeskripsikan wanita cantik.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri
atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang
penciptaan langit dan bumi (seraya berkata); “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau
menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari
siksa neraka.
(QS
Ali-Imran Ayat 191)
Satu
ayat tapi banyak makna, begitulah selalu firman Allah.
Wanita
cantik adalah ia yang selalu ingat dengan penciptanya, Sering mengingat adalah
mengulang-ulang. Dan mengulang-ulang adalah dzikir. Wanita cantik adalah ia
yang selalu berdzikir, ia yang selalu bersujud di depan Allah dimanapun
tempatnya, ia yang selalu merasa diawasi oleh Allah, ia yang merasa rendah
dimata Allah, ia yang selalu taat dalam menjalankan perintah Allah.
Wanita
cantik adalah ia yang selalu berpikir tentang langit dan bumi. Berpikir
merupakan kata yang kaya makna. Berpikir menjadikan hambanya lebih arif. Wanita
cantik adalah ia yang selalu berpikir tentang nikmat Allah sehingga menjadikan
ia selalu bersyukur kepada Allah, ia yang berpikir untuk selalu berbuat baik,
ia yang selalu berpikir masa depan dengan mempertimbangkan segala hal yang
ingin dilakukan dengan baik, ia yang selalu berpikir untuk menjaga perasaannya
terhadap Allah dan manusia, ia yang selalu berpikir bagaimana menjaga alam
sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, ia yang selalu berpikir tentang
amaliahnya, ia yang selalu menjaga ibadahnya kepada allah, ia yang berpikir
bagaimana ia harus menjadi baik di dunia, ia yang selalu berpikir dalam
membedakan mana yang baik dan benar, dan berpikir yang baik-baik lainnya. Namun
pada esensinya adalah berpikir untuk selalu menjaga hubungannya dengan Allah,
Manusia dan Alam..
Namun
demikian masih banyak sekali makna tersirat yang belum bisa saya sebutkan,
karena kebaikan adalah suatu hal tidak bisa kita hitung, banyak sekali
kebaikan-kebaikan ibadah maupun amaliah lainnya. Oleh sebab itu berpikirlah
untuk menjadi baik di mata Allah maupun Alam Semesta.
Wanita
cantik adalah ia yang dapat memposisikan diri dengan baik dalam ruang waktu
yang terus berjalan dengan sedemikian dinamisnya. Begitu pula dengan kesadaran
bahwa ia hanya sebagian kecil (micro
cosmoc) dari seluruh Alam Semesta ini dan sebagai hamba Allah yang
bergantung semua pada-Nya. Akh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar