Seorang anak bertanya pada ayahnya, mengenai apa yang paling besar....
A : "Apa yang paling besar yah"
B : "Gajah....... nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar yah'
B : "Ada nak......... Istana"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari istana yah"
B : "Ada.......... Gunung nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari Gunung yah"
B : "Ada nak......... pandangan dari matamu nak"
A : "Lho kok bisa yah"
B : "Karena gajah, istana dan gunung masuk dalam pandang matamu nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari pandangan mata yah"
B : "Ada nak........... yaitu Pikiranmu.
A : "Lho kok bisa yah, alasannya kenapa"
B : "Karena pikiranmu bisa menggambarkan apa yang ada dibelakang gunung itu dan juga bisa menggambarkan apa yang telah terjadi jika gunung tersebut meletus.
A : "Ada lagi yang lebih luas dari pikiran kita yah"
B : "Ada nak......... yaitu Hatimu"
A : "Kenapa yah........."
B : "Karena hatimu tidak hanya bisa menggambarkan tapi juga bisa merasakan apa yang akan terjadi di keadaan yang akan datang.
A : "Apa yang paling besar yah"
B : "Gajah....... nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar yah'
B : "Ada nak......... Istana"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari istana yah"
B : "Ada.......... Gunung nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari Gunung yah"
B : "Ada nak......... pandangan dari matamu nak"
A : "Lho kok bisa yah"
B : "Karena gajah, istana dan gunung masuk dalam pandang matamu nak"
A : "Ada lagi yang lebih besar dari pandangan mata yah"
B : "Ada nak........... yaitu Pikiranmu.
A : "Lho kok bisa yah, alasannya kenapa"
B : "Karena pikiranmu bisa menggambarkan apa yang ada dibelakang gunung itu dan juga bisa menggambarkan apa yang telah terjadi jika gunung tersebut meletus.
A : "Ada lagi yang lebih luas dari pikiran kita yah"
B : "Ada nak......... yaitu Hatimu"
A : "Kenapa yah........."
B : "Karena hatimu tidak hanya bisa menggambarkan tapi juga bisa merasakan apa yang akan terjadi di keadaan yang akan datang.
A : "Ada lagi yang lebih luas dari Hati kita yah"
B : "Ada nak........ yaitu Allah SWT"
A : "Kenapa yah....... dan apa itu Allah SWT itu"
B : "Allah SWT adalah Tuhan semesta alam. Yang menciptakan jagad raya dan seisinya yang luas dan besar tidak bisa kita jangkau oleh pikiran kita. Dia yang maha me-Mulai dan meng-Akhiri, artinya Dia yang tau kapan mulai dari ciptaannya dan juga akan mengAkhiri ciptaannya.
TUHAN jangan kau batasi dengan pikiranmu, contohnya Tuhan kau batasi dengan bentuk manusia, hewan, matahari, tumbuhan dsb. Janganlah kau samakan dia dengan seluruh makluk ciptaannya. Itu dosa besar "Nak"...........
"INGAT" jangan kau batasi Tuhan dengan Pikiranmu tapi rasakan dengan Hatimu, karena hati tidak bisa dibohongi.
Sumber : Berpikir Terbuka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar