Sepintas jika kita lihat tanaman kitolod tersebut secara fisik mungkin sudah tidak asing lagi, karena kitolod tersebut banyak sekali tumbuh di sekeliling kita. Biasanya tanaman tersebut tumbuh di pinggir-pinggir kali, sawah, di kebun-kebun yang sudah tidak terurus. Namun sudah taukah kita bahwa tanaman tersebut memiliki khasiat yang luar biasa?.
Nama untuk tanaman yang satu ini pun juga bermacam-macam. Ada yang menyebutnya kitolod, melati putih, bunga katarak, dan sebagainya. Tanaman yang termasuk famili Campanuaceae ini berasal dari Hindia Barat. Kitolod juga memiliki buah yang berbentuk seperti lonceng, merunduk dan merekah dua bagian serta berbiji banyak dengan warna putih dan berbentuk bulat telur.
Berikut ini adalah
beberapa manfaat dari tanaman kitolod:
- Mengobati mata merah
- Mata gatal
- Mata minus dan plus
- Infeksi mata
- Katarak
- Nyeri dan perih pada mata
Luar
biasa bukan manfaat tanaman tersebut. Mungkin bagi yang belum tau seringkali
digunakan sebagai salah satu pakan ternak. Namun hati-hati dalam mengkonsumsi
daun kitolod ini, karena terdapat getah putih yang mengandung racun. Oleh
karena itu cuci bersih sebelum menggunakan tanaman kitolod tersebut.
Cara
mengunakanyapun cukup mudah, langkah awal yaitu siapkan kitolod yang sudah
dicuci bersih, lalu potong ujung daun. Setelah dipotong celupkan kedalam air
dalam sebuah wadah. Wadahnya bisa memakai gelas ataupun wadah lainnya. Unruk
suhu air diusahakan tidak panas dan tidak dingin. Setelah dicelupkan ke dalam
air, teteskan daun tersebut ke mata kita secukupnya. Memang rasanya agak perih,
namun rasa perih tersebut akan hilang beberapa saat.
Sifat
Kimiawi : Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yang sudah diketahui a.l. Senyawa
alkaloid yaitu lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkoloid,
saponin, flavonoid dan poliferol. PERHATIAN - tanaman ini beracun, untuk setiap
kali minum tidak boleh lebih dari 3 lembar daun.
Efek
Farmakologis : Getahnya beracun, anti radang, anti neoplastik, anti inflamasi
(anti peradangan), analgesik (penghilang nyeri) dan hemostatik (menghentikan
perdarahan
Bagian tanaman yang digunakan : Daun, bunga dan seluruh tanaman.
Cara
budidaya : Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. Pemeliharaan mudah,
perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan
terutama pupuk dasar.
Penyakit yang dapat
disembuhkan dan cara penggunaannya:
- Sakit gigi : dua lembar daun dicuci bersih lalu ditumbuk halus, taruh pada lubang gigi yang sakit.
- Asma, bronchitis, radang tenggorokan : tiga lembar daun dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin di saring lalu di minum. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore
- Luka : daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus, tempelkan pada luka lalu di balut dengan kain bersih. Ganti 2 ‑ 3 kali sehari.
- Obat kanker : daun 3 lembar berikut batangnya, di rebus dengan 5 gelas air hingga menjadi 1 – 2 gelas dengan api kecil. Air rebusan di minum beberapa kali hingga habis dalam sehari
- Katarak : 1 lembar daun yang sudah bersih ditambah 5 sendok makan air bersihkemudian tulang daun ditekan tekan dengan sendok. Daunnya dibuang, airnya 3-5 tetes diteteskan kemata, didiamkan sejenak, kototan mata dibuang kemudian mata dicuci dengan air rebusan daun sirih.

Banteng88 | Agen Bola | Agen Judi | Agen Sbobet
BalasHapusAgen Bola
Agen Judi Online
Agen SBOBET
Agen IBCBET
Agen CASINO
Poker Online
Agen Judi Terpercaya
Prediksi Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Judi Online
Bola Online